Terdapat ibu dan anak kangguru di
kota . Ibu kangguru selalu menjaga dan membawa sang anak dengan kantung di
perutnya. Kasih sayang yang tulus sangat dirasakan oleh anak kangguru. Anak
kangguru berjanji kelak dia akan membalas kasih sayang sang ibuda.
Anak kangguru tumbuh dengan
begitu baik, memiliki kepribadian yang dikagumi semua hewan di kota, hewan-hewan
di kota sangat senang berteman dengan kangguru kecil sekalipun itu seekor
buaya. Tak lupa dengan janji akan membahagiakan ibunda, kangguru kecil yang
bertekat untuk melakukan apapun agar ibunya senang.
Di hari yang cerah, keduanya
sedang berkeliling ladang rumput. Mereka melihat seekor rusa yang sedang
berjalan mencari makan. Ibu kangguru terlihat senang melihat anak rusa yang
berjalan dengan ceria.
Ibu kangguru berkata “ lihat nak
cara berjalan rusa itu, terlihat ceria dan lucu sekali” J
Melihat sang ibu bangga dengan
rusa yang dapat berjalan, kangguru kecil memutuskan untuk berlatih berjalan agar
ibunya senang. Kangguru kecil yang selama ini hanya bisa melompat, mengunjungi
rusa untuk belajar berjalan. Beberapa bulan kemudian kangguru kecil dapat berjalan.
Ia menunjukkan kepada sang ibu. Melihat kangguru kecil dapat berjalan, tidak
seperti kangguru lain, ibu kangguru sangat kagum dan merasa bangga dengan
kelebihan kangguru kecil.
Kangguru kecil memutuskan lebih
memilih untuk berjalan dari pada melompat karena ia merasa sang ibu lebih
bahagia jika ia melangkah dengan cara berjalan.
Beberapa hari kemudian ibu dan
anak kangguru sedang bersantai di bawah pohon yang rindang. Dari kejauhan mereka
melihat singa yang sedang berlari dengan sangat gagah.
ibu kangguru terlihat kagum pada singa,
“lihat nak, dia gagah perkasa berlari sangat kencang, sudah pasti semua
binatang akan takluk kepadanya. Dia memang si raja hutan”.
Melihat mata ibu yang penuh
kekaguman kepada singa, anak kangguru yang selama ini sudah bersusah payah
berjalan memutuskan untuk belajar berlari seperti singa agar dikagumi ibunya. Kangguru
minta diajarkan kepada singa caranya berlari. Beberapa bulan kemudian, dengan
jerih payah akhirnya kangguru kecil dapat berlari sekencang singa. Bahkan singa
mengagumi kangguru kecil karena dia berbeda dari yang lain.
Kangguru kecil langsung
menunjukkan keahliannya pada sang ibu. Kagum ibu kangguru pada anaknya, sampai
sampai bertepuk tangan dengan sangat riang melihat sang anak yang dapat berlari
sekencang singa. Sang anak merasa berhasil karena telah mebuat ibunya bangga
dan senang.
Suatu ketika saat ibu dan
kangguru kecil sedang bersantai di dekat danau. Ibu kangguru melihat seekor
angsa yang sangat anggun sedang berenang di danau.
“Wah anggun sekali angsa itu,
bulunya yang putih, geraknya yang gemulai seperti menari diatas danau”. Kangguru
kecil lagi-lagi melihat binar kekaguman dalam mata sang ibu dan memutuskan
untuk belajar berenang seperti angsa tersebut. Kangguru kecil datang menemui
angsa keesokan harinya untuk belajar berenang.
Tidak seperti rusa ataupun singa
yang antusias mengajarkan kangguru kecil. Angsa terlihat heran dengan keinginan
kangguru kecil untuk dapat berenang. “Kangguru, untuk apa kamu belajar berenang
sedangkan kamu tidak mendapat manfaat dari nya? Makananmu rerumputan yang ada
di darat, kamu tidak makan tumbuhan air. Lagi pula tubuhmu tidak mungkin untuk
dapat berenang dan mengapung seperti aku”.
“Aku ingin membuat ibu ku senang
karena bangga, aku ingin dia kagum kepadaku seperti halnya dia kagum saat
melihat kamu berenang” jawab kangguru kecil. Mendengar alasan tersebut, angsa setuju
mengajarkan caranya berenang.
Tidak seperti berjalan dan
berlari berenang merupakan ilmu baru yang paling sulit, bahkan mengancam nyawa
kangguru kecil. Benar saja, saat mereka bergerak ke tempat yang lebih dalam,
kangguru kecil meminta tolong karena akan tenggelam, dengan susah payah
kangguru kecil berusaha untuk kembali ke tempat yang lebih dangkal. Namun
kangguru diciptakan bukan untuk dapat hidup di air, sudah hampir tenggelam
kangguru kecil itu.
Sambil teriak minta tolong begitu
pun dengan angsa yang meminta pertolongan temannya. Semua binatang yang di dekat
danau mencoba menolong kangguru dengan berbagai macam cara. Baik melemparkan
kayu untuk menyanggah kangguru ataupun hanya berteriak minta pertolongan hewan
lainnya. Beberapa hewan memanggil ibu kangguru agar dapat menolong anaknya. Sekumpulan
angsa mencoba mengangkat kangguru kecil namun tidak berhasil. Kemudian buaya
yang sedikit terlambat dari hewan lainnya membantu kangguru kecil untuk naik ke
daratan. Sang ibu yang panik langsung mendekap anaknya sambil menangis takut
kehilangan kangguru kecil yang amat sangat disayanginya. Binatang lain yang
berkumpul di sekitarnya pun terlihat lega karna kangguru selamat.
Terdapat kelinci kecil disitu,
dia bertanya kepada kangguru, “apa yang kamu lakukan di danau? Kamu mencari makan
disana?” Sang angsa menjelaskan maksud kangguru yang ingin membuat ibu nya
bangga.
“aku ingin membuat ibu bahagia,
jadi aku akan melakukan apapun yang ibu sukai dan dapat membuat ibu kagum. Begitu cara ku ingin membalas kasih sayang ibu
selama ini.
Ibu kangguru menangis mendengar kalimat kangguru kecil, dengan
rasa bersalah sang ibu berkata “asalkan kamu dapat melangkah kedepan dengan
bahagia, dengan cara apapun, ibu akan merasa bahagia. walaupun kamu terbang,
berlari, berjalan, melompat seperti ibu ataupun merangkak sekali pun, asal kan
kamu bergerak dengan bahagia ibu merasa kasih sayang ibu terbalas. karna ibu
memberikan kasih sayang untuk membuat kamu bahagia, kamu harus bahagia dengan
cara kamu sendiri”.
Kangguru kecil berfikir dengan membuat ibunya bangga akan
membuat ibunya bahagia. Melakukan semua hal untuk buat ibu seneng tanpa berfikir
hal apa yang sebenarnya membuat dia seneng.
Kasih sayang ibu kangguru yang tulus kepada kangguru kecil sangatlah
besar dan tidak dapat dibayar dengan apapun kecuali dengan kebagiaan yang
anaknya dapatkan.
Komentar
Posting Komentar